Tim astronom internasional yang dipimpin ilmuwan Selandia Baru menemukan sepuluh planet baru "mengambang" melalui galaksi. Proses penemuan ini menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan ilmuwan komputer Universitas Massey, Wellington, Australia. Planet baru hasil penemuan Tim astronom internasional berukuran Jupiter.
![]() |
| Ilustrasi |
Jika mereka terlihat dengan mata telanjang, planet-planet itu akan menjadi gelap gulita, karena mereka tidak memancarkan cahaya. Planet baru ini bisa saja dikeluarkan dari sistem surya karena pertemuan gravitasi dekat dengan planet lain atau bintang. Kemungkinan besar planet baru tumbuh dari keruntuhan bola gas dan debu, tapi tak memiliki massa untuk menyalakan bahan bakar dan menghasilkan cahaya bintang sendiri.
Temuan itu menyebabkan para peneliti beraharap planet mengambang bebas seukuran Bumi yang dapat mendukung kehidupan. Meskipun hingga saat ini kemungkinan itu kecil, planet semacam itu belum terdeteksi.
Sumber: Liputan 6
Update tulisan blog, via Email











0 komentar:
Poskan Komentar
Tulis Komentar: