Saya mengawali catatan ini dengan ungkapan putri saya "I......doo..esiaaa" (ungkapan secara terbatah-batah) putri yang baru berumur 2 tahun tepat pada tanggal 24 Desember 2010, ungkapan itu muncul ketika saya menonton piala AFF antara Indonesia dengan Thailand, tanpa sengaja saya berteriak Indo...ne..sia, lalu dia juga mengikuti.
19 tahun timnas sepakbola Indonesia gagal unjuk gigi, itu artinya waktu "berpuasa" yang berlebihan dari tim Garuda. Kali terakhir 'Merah Putih' menjadi kampiun di sebuah turnamen resmi adalah kala timnas sukses meraih medali emas di SEA Games Manila 1991, saat itu tim Merah Putih menaklukkan Thailand dengan skor 4–3 lewat adu jor-joran di kotak putih.
Setelah itu kisah muram lebih banyak menghiasi lembaran cerita tim Garuda. Prestasi juara di Manila 1991 sampai saat ini belum bisa diulangi. Prestasi terbaik di ajang SEA Games adalah medali perak di SEA Games 1997, kala Indonesia jadi tuan rumah. Sementara di ajang Piala AFF, Indonesia hanya 'nyaris' juara tiga kali, yakni saat jadi runner up pada tahun 2000, 2002, dan 2004. Di level yang lebih tinggi, Piala Asia, Indonesia baru bisa konsisten lolos ke putaran final mulai tahun 1996 hingga 2007, meski selalu langsung tersingkir di penyisihan grup. Di Piala Asia 2011 pun Indonesia malah tak lolos ke putaran final.
Piala AFF kali ini memang akan menghadirkan juara baru, setelah 3 tim yang selalu juara sudah tersingkir, Thailand dan Singapura tersingkir di babak penyisihan, sedangkan Vietnam tersingkir kemarin malam oleh Malingsial dengan agrerat 2-0. Untuk satu tempat final lagi diperebutkan antara Fhlipina dan Indonesia, dimana untuk saat ini Indonesia unggul dengan agregat 1-0. Jika malam ini Indonesia minimal bermain seri saja maka sudah dapat dipastikan Indonesia akan saling berhadapan lagi dengan Malingsial, yang sudah pernah dibabat 5-0.
Bagaimana harapan penggila bola indonesia? Menurut hasil polling pembaca detikSport pun mencerminkan betapa besar ekspektasi, dan juga keyakinan, publik Indonesia terhadap kans timnas mengangkat trofi Piala AFF tahun ini.
Dari total 16748 suara yang masuk hingga pukul 12.15 WIB, Minggu (19/12/2010), mayoritas pembaca berharap timnas bisa juara. Ada 14.532, atau 86,7%, yang menyuarakannya. Sementara itu hanya 4,97% saja yang meyakini timnas cuma akan jadi runner up. Sisanya pesimistis timnas bisa melewati babak semifinal.
Berkaca dari hasil di atas dan tentunya harapan seluruh masyarakat Indonesia, memang benar pundak si Garuda" kelebihan ekspekatasi, yang bisa membuat beban kepada pemain semakin berat, tidak bisa bermain lepas dan santai. Apalagi didepan 80-an ribu pendukung di Stadion GBK semuanya menuntut kemenangan Indonesia, jika ini tidak terwujud maka akan ada kemungkinan menggemparkan dunia persebolaan sejagat raya. [Wallahu a'lam]
Indo...ne..sia "I......doo..esiaaa"
19 tahun timnas sepakbola Indonesia gagal unjuk gigi, itu artinya waktu "berpuasa" yang berlebihan dari tim Garuda. Kali terakhir 'Merah Putih' menjadi kampiun di sebuah turnamen resmi adalah kala timnas sukses meraih medali emas di SEA Games Manila 1991, saat itu tim Merah Putih menaklukkan Thailand dengan skor 4–3 lewat adu jor-joran di kotak putih.
Setelah itu kisah muram lebih banyak menghiasi lembaran cerita tim Garuda. Prestasi juara di Manila 1991 sampai saat ini belum bisa diulangi. Prestasi terbaik di ajang SEA Games adalah medali perak di SEA Games 1997, kala Indonesia jadi tuan rumah. Sementara di ajang Piala AFF, Indonesia hanya 'nyaris' juara tiga kali, yakni saat jadi runner up pada tahun 2000, 2002, dan 2004. Di level yang lebih tinggi, Piala Asia, Indonesia baru bisa konsisten lolos ke putaran final mulai tahun 1996 hingga 2007, meski selalu langsung tersingkir di penyisihan grup. Di Piala Asia 2011 pun Indonesia malah tak lolos ke putaran final.
Piala AFF kali ini memang akan menghadirkan juara baru, setelah 3 tim yang selalu juara sudah tersingkir, Thailand dan Singapura tersingkir di babak penyisihan, sedangkan Vietnam tersingkir kemarin malam oleh Malingsial dengan agrerat 2-0. Untuk satu tempat final lagi diperebutkan antara Fhlipina dan Indonesia, dimana untuk saat ini Indonesia unggul dengan agregat 1-0. Jika malam ini Indonesia minimal bermain seri saja maka sudah dapat dipastikan Indonesia akan saling berhadapan lagi dengan Malingsial, yang sudah pernah dibabat 5-0.
Bagaimana harapan penggila bola indonesia? Menurut hasil polling pembaca detikSport pun mencerminkan betapa besar ekspektasi, dan juga keyakinan, publik Indonesia terhadap kans timnas mengangkat trofi Piala AFF tahun ini.
Dari total 16748 suara yang masuk hingga pukul 12.15 WIB, Minggu (19/12/2010), mayoritas pembaca berharap timnas bisa juara. Ada 14.532, atau 86,7%, yang menyuarakannya. Sementara itu hanya 4,97% saja yang meyakini timnas cuma akan jadi runner up. Sisanya pesimistis timnas bisa melewati babak semifinal.
Berkaca dari hasil di atas dan tentunya harapan seluruh masyarakat Indonesia, memang benar pundak si Garuda" kelebihan ekspekatasi, yang bisa membuat beban kepada pemain semakin berat, tidak bisa bermain lepas dan santai. Apalagi didepan 80-an ribu pendukung di Stadion GBK semuanya menuntut kemenangan Indonesia, jika ini tidak terwujud maka akan ada kemungkinan menggemparkan dunia persebolaan sejagat raya. [Wallahu a'lam]
Indo...ne..sia "I......doo..esiaaa"
Update tulisan blog, via Email











1 komentar:
Akhirnya I doo esia masuk final..Sebuah kejutan yg cukup meletihkan
Poskan Komentar
Tulis Komentar: