Gambar

Gambar

Rabu, Februari 17, 2010

Hakikat Penelitian dan Pengembangan (Bidang Pendidikan bag-2)

Pada bagian-1 kita sudah membahas tentang arti dan tujuan penelitian dan pengembangan, pada bagian-2 ini saya akan mengulas tentang garis besar prosedur penelitian dan pengembangan.


Kenapa ini perlu diulas tentang prosedur penelitian dan pengembangan? Pemahaman kita prosedur adalah langkah-langkah yang teratur, dalam artian bahwa jika penelitian dan pengembangan adalah jenis penelitian yang ingin dilakukan maka penelitian dan pengembangan tersebut memiliki langkah-langkah sistematis yang perlu dilakukan dan inilah yang salah satu menyebabkan penelitian dan pengembangan berbeda dengan jenis penelitian lainnya.
Garis Besar Prosedur Penelitian dan Pengembangan
Jika kita memberikan kategori pada penelitian yang dilakukan sebagai penelitian dengan jenis penelitian dan pengembangan, maka ada proses-proses yang secara sistematis harus dilakukan, yaitu:


  • 1.  Dasar Pengembangan

    Apa hal yang menyebabkan kita ingin melakukan pengembangan produk? Jawabannya bisa karena (1) hasil belajar rendah, (2) proses belajar yang tidak sesuai, (3) materi dan tujuan pembelajaran yang tidak tercapai, (4) pengetahuan atau karakteristik pesert didik, atau (5) sumber belajar yang kurang. Sebab-sebab pengembangan ini selanjutnya diidentifikasi atau dianalisis dan dituliskan dalam bentuk laporan yang terpisah-pisah yang diperoleh dari fakta berupa data (angka-angka) atau pengamatan yang dilakukan. Berdasarkan pegamatan atau data yang diperoleh dapat diketahui adanya masalah yang timbul dalam proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik dengan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Masalah yang ditemukan kemudian dipikirkan solusinya, tentunya solusi yang ditawarkan berbeda dengan apa yang dilakukan sebelumnya (dalam pelaksanaan PBM).



  • 2. Melakukan Perancangan Pengembangan

    Solusi yang ditawarkan kemudian dirancang dan menghasilkan sebuah draf yang dapat berupa model pembelajaran, teori belajar yang telah ada (susun fase-fase pembelajarannya), multimedia pembelajaran atau perangkat pembelajaran, seperti RPP, buku, LKS, soal-soal dll. Perangkat pembelajaran (draf/produk) dapat berupa gabungan produk, yang pada intinya merupakan solusi baru yang ditawarkan.



  • 3. Menguji Hasil Rancangan Pengembangan

    Hasil rancangan awal (langkah 2) kemudian diuji coba, uji coba dilakukan berulang kali untuk menghasilkan produk yang betul-betul teruji. Uji coba yang dilakukan diawali dengan sebelumnya melalui proses validasi oleh pakar (dalam bentuk telaah oleh ahli berdasarkan keahliannya, pengamatan, dan pengalamannya), kemudian dilanjutkan dengan uji coba pada kelas minimal dilakukan 2 kali (dengan jumlah peserta didik yang berbeda, semakin besar pada uji coba 2). Setiap akhir uji coba (validasi dan uji coba pada kelas) dilakukan analisis dan diserta revisi terhadap produk hasil pengembangan.



  • 4. Hasil Akhir Pengembangan

    Hasil uji coba akhir merupakan draf (produk) yang dapat dikategorikan sebagai produk yang teruji (efektiv dan efisien). Jika penelitian dan pengembangan dilakukan secara mandiri atau berkelompok, maka pada tahap ini sebaiknya hasilnya disosialisasikan kepada khalayak (yang memiliki kepentingan untuk menggunakan produk tersebut). Jika dalam pelaksanaan sosialisasi dikemukakan ide, saran, pendapat dari peserta maka produk (hasil uji coba akhir) dianalisis dan disertai dengan revisi, sehingga menghasilkan draf (produk) final. Produk final inilah yang bisa diuji secara eksperimen dengan membandingkan hasil pengembangan dengan perangkat atau model pembelajaran yang telah ada. Jika hasil uji eksperimen diperoleh hasil yang berbeda maka hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan dapat diterapkan secara meluas.



  • Update tulisan blog, via Email
    Masukkan alamat email Anda!:

    2 komentar:

    Ulasan mudah dibaca, tetapi sumber kok tidak disajikan. trims info pemikirannya.

    @AnonimTulisan ada bagian dari pengalaman sy melakukan penelitian dgn menelaah buku2 ttg penelitian pengembangan. Sy membahasakannya dlm bahasa sy sendiri jadi tidak fokus kepada buku2 tertentu walaupun pemikiran ini berasal dari buku2 tersebut.

    Poskan Komentar

    Tulis Komentar: